Sedang saya membelek Majalah Dewan Bahasa di perpustakaan, saya terpandang akan artikel yang membincangkan tentang kata pinjaman yang terdapat dalam Bahasa Melayu. Maka, saya teringat akan kelompok penyerapan bahasa asing yang terdapat dalam bahasa Melayu. Antaranya ialah penyerapan beberapa perkataan dari bahasa China, Arab, Sanskrti, Portugis dan sebagainya dalam bahasa Melayu. Secara tidak langsung, saya ingin berkongsi tentang kata pinjaman bahasa Portugis dalam bahasa Melayu kepada kesemua para pembaca.
Sebenarnya, bahasa Portugis yang dituturkan oleh masyarakat Portugis Melaka, dikenali dengan nama bahasa kristang (S.Nathesan, 2009:33). Selain itu, penyerapan bahasa Portugis dalam bahasa Melayu adalah sejumlah 450 patah perkataan dan kebanyakan bahasa Portugis ini masih diguna pakai dalam kehidupan masyarakat Melayu sehingga kini. Berikut merupakan beberapa contoh kata pinjaman Portugis yang masih digunakan dalam pembendaharaan kata Melayu:
- Alamario > Almari
- Bomba> Bomba
- Boneca> Boneka
- Dado> Dadu
- Garfo> Garfu
- Igreja> Gereja
- Janela> Jendela
- Jogar> Judi
- Queijo> Keju
- Camisa> Kameja
- Carreta> Kereta
- Falso> Palsu
- Festa> Pesta
- Fita> Pita
- Araca> Rak
- Ronda> Ronda
- Sabdo> Sabtu
- Saco> Saku
- Escola> Sekolah
- Sapato> Sepatu
- Soldado> Soldadu
Begitulah sebilangan perkataan bahasa Portugis yang telah menjadi sebahagian dari bahasa Malayu selepas 'dipinjam' oleh bahasa Melayu.
No comments:
Post a Comment